Semakin Banyak Tahu,,


Semakin Kita Tahu,,

Bahwa Masih Sedikit Yang Kita Tahu..

Kamis, 08 Desember 2011

Contoh Proposal Skripsi


“ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011”
ENDANG PURWANINGSIH
III / B MANAJEMEN
2010202853
STIE MULIA PRATAMA
BEKASI
2011
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MULIA PRATAMA BEKASI









TANDA PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI
NAMA                                    :           ENDANG PURWANINGSIH
NPM                                       :           2010202853
JURUSAN                              :           MANAJEMEN
JENJANG PENDIDIKAN    :           STRATA SATU (S1)
JUDUL SKRIPSI                   :           ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011
Bekasi,     Oktober 2011
Pembimbing teknis,                                                     Pembimbing Materi,

Dra. Hj. Marida G. Siregar, M. Hum.                         Gatot Sugiri, S.E, M.M
A.                LATAR BELAKANG
                   Seperti yang kita ketahui, seiring dengan berjalannya waktu zaman semakin berkembang. Perkembangan zaman tersebut mengakibatkan perubahan-perubahan dalam kehidupan manusia. Salah satunya dalam dunia bisnis (industri), dimana perusahaan-perusahaan berusaha untuk memenangkan persaingan di arena pencaturan global agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Salah satu cara yang ditempuh perusahaan untuk dapat mencapai tujuan ialah dengan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan produktivitas kerja karyawan adalah dengan pemberian motivasi dikalangan karyawan, dimana motivasi adalah daya pendorong yang menciptakan kegairahan seseorang baik yang berasal dari dalam maupun dari luar yang mendorong agar mereka mau bekerja dengan segala upayanya untuk mencapai tujuan tertentu. Salah satu aset penting yang dimiliki oleh organisasi adalah karyawan. Keberhasilan dan kemunduran organisasi tidak lepas dari produktivitas kerja karyawan. Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan maka perlu adanya peningkatan motivasi kerja karyawan. Motivasi dapat menimbulkan kemampuan bekerja serta bekerja sama, maka secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas. Dalam mengembangkan organisasi, orang sering terfokus pada bagaimana mengembangkan usaha itu, sedangkan tentang pengelolaan sumber daya manusia tidak diperhatikan. Setiap perusahaan akan selalu berupaya agar sumber daya manusia yang dimilikinya terlibat penuh dalam upaya untuk menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Persaingan yang semakin ketat membuat banyak organisasi menyadari pentingnya memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas dan memiliki komitmen yang tinggi untuk mampu mendorong kinerja organisasi dan pada umumnya setiap organisasi menghendaki karyawannya bekerja dengan motivasi kerja yang tinggi terhadap pekerjaannya. Untuk itu organisasi perlu berusaha mencari faktor-faktor yang dapat meningkatkan terciptanya motivasi kerja karyawan, salah satunya dengan upaya peningkatan produktivitas kerja karyawan karena jika diabaikan akan menyebabkan karyawan bekerja tanpa semangat, tidak bergairah, yang pada akhirnya akan menghambat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditentukan organisasi. PT Hokkey yang berkedudukan di Bekasi menyadari bahwa sumber daya manusia yang dimiliki harus dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Oleh karenanya, PT Hokkey berusaha untuk memberikan perhatian khusus untuk dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia yang dimilikinya agar motivasi karyawan akan tetap terjaga sehingga produktivitas kerja dapat tercapai. Produktivitas kerja karyawan mutlak diperlukan sebagai faktor pendukung perusahaan guna menghadapi persaingan yang ketat dalam dunia industri. Dengan demikian agar produktivitas kerja dapat tercapai maka motivasi karyawan harus tetap dijaga, karena manfaat motivasi yang utama adalah menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas kerja dapat tercapai. Oleh sebab itu, karena motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, maka dalam penelitian ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang diberi judul “ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011”.
B.                 POKOK PERMASALAHAN
1.                  Pembatasan Masalah
            Dalam hal ini, peneliti hanya membatasi masalah mengenai apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan, apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, dan bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada para karyawan agar produktvitas karyawan meningkat.
2.                  Rumusan Masalah
            Berdasarkan uraian dari latar belakang yang disampaikan di muka, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah
1.  Apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan?
Apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan?
3. Bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada para karyawan agar produktvitas karyawan meningkat?
C.                HIPOTESIS
1. Diduga pemberian motivasi kepada karyawan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
2. Diduga motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.
3. Diduga cara perusahaan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat ialah dengan memberikan bonus atau upah insentif kepada karyawan jika bekerja lembur.
D.                TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN
Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah
1.Untuk mengetahui apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
2. Untuk mengetahui apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.
3. Untuk mengetahui bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat.
Manfaat penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah
1.                  Bagi Peneliti
            Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan walaupun masih sangat terbatas dan untuk menambah pengalaman dengan melakukan penelitian diperusahaan serta diharapkan menambah khasanah pengetahuan dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya terhadap sumber daya manusia. Sehingga nantinya diharapkan dapat mengaplikasikan ilmunya jika sudah terjun di dunia perusahaan.
 2.                  Bagi Perusahaan
             Penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan.
3.                  Bagi Pembaca
            Hasil penelitian ini sebagai bahan bacaan bagi masyarakat umum terutama dikalangan peneliti/ilmuan untuk meningkatkan dan melanjutkan serta mengembangkan kajian ilmiah ini melalui penelitian-penelitian selanjutnya.
E.                 LANDASAN TEORI
PENGERTIAN MOTIVASI
                   Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini merupakan subyek yang penting bag manajer, karena menurut definisi manajer harus bekerja dengan dan melalui orang lain. Manajer perlu memahami orang-orang berperilaku tertentu agar dapat mempengaruhinya untuk bekerja sesuai dengan yang diinginkan organisasi. Motivasi adalah juga subyek membingungkan, karena motif tidak dapat diamati atau diukur secara langsung, tetapi harus disimpulkan dari perilaku orang yang tampak.
                   Banyak istilah yang digunakan untuk menyebut motivasi (motivation) atau motif, yaitu kebutuhan (need), desakan, (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive). Dalam hal ini akan digunakan istilah motivasi.
                   Motif adalah suatu kecenderungan untuk beraktivitas yang dimulai dari dorongan diri dan diakhiri dengan penyesuaian diri.
                   Motivasi diartikan sebagai keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi yang ada pada seseorang merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan suatu perilaku guna mencapai tujuan kepuasan dirinya. Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, sehingga banyak ahli telah mencoba untuk mengembangkan berbagai teori dan konsep yang akan dibahas berikut ini.
PENGERTIAN MOTIVASI MENURUT PARA AHLI
1. Menurut Sukamto dan Handoko (tahun 1986)
Motivasi adalah keadaan dalam diri pribadi seseorang yang mendorong kenginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
2.   Menurut Vron (dalam bukunya Gibson tahun 1984)
Motivasi adalah suatu proses yang menentukan pilihan antara beberapa alternatif dan kegiatan sukarela dalam mencapai tujuan.
3. Menurut wahdjo Sumidjo
Motivasi adalah suatu proses psikologis yang mencerminkan interaksi antar sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang.
PENGERTIAN PRODUKTIVITAS
                   Produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi) dengan sumber (jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energi, dan sebagainya) yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.
PENGERTIAN PRODUKTIVITAS MENURUT PARA AHLI
1.                                Menurut pendapat Ravianto (1985:16), bahwa produktivitas mengandung sebuah pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja persatuan waktu. Pengertian di atas menunjukkan bahwa ada kaitan antara hasil kerja dengan waktu yang dibutukan untuk menghasilkan produk dari seorang tenaga kerja.
2.                                Menurut Suprihanto (1992:7), produktivitas diartikan sebagai kemampuan seperangkat sumber-sumber ekonomi untuk menghasilkan sesuatu atau diartikan juga sebagai perbandingan antara pengorbanan (input) dengan penghasilan (output).
3.                                Menurut Simanjuntak (1985:30) Produktivitas mengandung pengertian filosofis, definisi kerja, dan teknis operasional. Secara filosofis, produktivitas mengandung pengertian pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan. Keadaan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan mutu kehidupan lebih baik dari hari ini.
                   Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa produktivitas tenaga kerja sangat tergantung pada satuan masukan yang diberikan oleh tenaga kerja dan satuan keluaran yang dihasilkan oleh tenaga kerja tersebut. Satuan masukan dan satuan keluaran pada produktivitas tenaga kerja hanya tenaga kerja itu sendiri dan hasilnya. Seorang tenaga kerja yang produktif adalah tenaga kerja yang cekatan dan menghasilkan barang dan jasa sesuai mutu yang ditetapkan dengan waktu yang lebih singkat atau bila tenaga kerja tersebut mampu menghasilkan produk atau output yang lebih besar dari tenaga kerja yang lain dalam waktu yang lama.
F.                 METODOLOGI PENELITIAN
1.                  Lokasi Penelitian dan waktu Penelitian
            Penelitian ini dilakukan di PT Hokkey, yang berlokasi di Kawasan Serikat KK2100 blok AA, Cikarang Barat, Bekasi 17250. Penelitian ini dilaksanakan Oktober 2011 sampai dengan Desember 2011.
2.                  Metode Pengumpulan Data
             Dalam usaha memperoleh data yang diperlukan dalam penyusunan skripsi ini peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara
a.                   Penelitian Perpustakaan
             Peneliti mempelajari buku-buku, literatur-literatur, serta bahan kuliah yang berkaitan dengan pokok pembahasan, khususnya yang berkaitan dengan mata kuliah Manajemen, dan data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan ini merupakan sumber data sekunder sehingga dapat membandingkan antara teori dan praktek yang akan membantu penyelesaian permasalahan dalam penulisan skripsi.
b.                  Penelitian Lapangan
·                     Observasi (Pengamatan)
            Observasi yaitu pengumpulan data dengan jalan mengadakan pengamatan secara langsung pada perusahaan dan melakukan pencatatan secara cermat dan sistematik.
·                     Interview (Wawancara)
            Interview (Wawancara) yaitu pengumpulan data dimana peneliti mengajukan tanya jawab dengan pimpinan perusahaan atau staff yang ditunjuk guna melengkapi keterangan tentang masalah yang diteliti dan juga memberikan data yang diperlukan.
3.                  Metode Analisis Penelitian
            Adapun metode analisis penelitian yang dipakai peneliti ialah analisis kualitatif yaitu analisis yang dilakukan melalui perhitungan dengan menggunakan logika (pertanyaan atau kuesioner) untuk menarik kesimpulan yang logis mengenai data-data yang dianalisis.
G.                DAFTAR PUSTAKA
Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta
Kusriyanto, Bambang. 1993. Meningkatkan Produktivitas Karyawan. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo
Manullang, S. 1993. Produktivitas Apa dan Bagaimana. Jakarta: Bina Aksara
Swastha Dh, Basu dan Ibnu sukotjo W. 1995. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta
Zainun, Buchari. 1994. Manajemen dan Motivasi. Jakarta: Balai Aksara
H.                JADWAL KEGIATAN
No Kegiatan Sep-11 Okt-11 Nov-11 Des-11 Jan-12
1. Pengajuan Proposal Skripsi x
2. Seminar Proposal Skripsi x
3. Riset x
4. Pengumpulan Data x
5. Bab I, II, dan III x
6. Pengolahan Data x
7. Bab IV dan V x
8. Pengajuan Sidang Skripsi x

Jumat, 18 November 2011

Lagi, tentang Sedekah


Sekilas mengenai sedekah yang saya kutip dari buku 7 keajaiban rezeki karya mas ippho..
“Santosa, Ippho ‘Right’. 2011. 7 Keajaiban Rezeki. Cet XVII. Jakarta : Percetakan PT Gramedia.”
Mungkin sudah banyak yang tahu bahkan sudah banyak pula yang membaca bukunya..
Tujuan saya menulis ini ialah untuk memenuhi janji saya pada salah satu teman kerja yang mana janji ini sudah sangat lama (janji untuk menulis tentang sedekah) dan baru sekarang saya bisa memenuhinya..(mav yah)
Okeh sekarang kita mulai..
Ketika Anda Menciptakan Keajaiban..
Inilah janji Yang Maha Kuasa :
·         “Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah (sedekah) adalah serupa dengan sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai itu berisi seratus biji. Dan Allah melipatgandakan (balasan) bagi sesiapa yang dikehendaki-Nya (QS. 2:261)”
Dan inilah pesan Nabi :
·         “Belilah semua kesulitanmu dengan sedekah.”
·         “Obatilah penyakitmu dengan sedekah.”
·         “Perbanyak sedekah, sebab sedekah dapat memanjangkan umur.”
·         “bersegeralah sedekah, sebab bala tidak pernah mendahului sedekah.”
Khalifah Ali juga menasihati :
·         “Pancinglah rezeki dengan sedekah.”
Nah, mengacu pada berbagai dalil di atas dan dalil lainnya, maka inilah manfaat-manfaat sedekah :
·         Melipatgandakan rezeki
·         Memudahkan urusan
·         Memudahkan jodoh
·         Memudahkan keturunan
·         Memelihara kesehatan
·         Memanjangkan umur
·         Menolak bala
Bacalah hasil penelitian berikut terkait sedekah, derma, donasi, sumbangan, pemberian, berbagi atau apa pun namanya :
·         Brendan Borrell di majalah ilmiah Nature edisi Maret 2008 menuliskan, “Uang dapat membeli kebahagiaan, terutama ketika Anda membagi-bagikannya.”
·         Elizabeth Dunn dirisetnya menyimpulkan, “Membelanjakan uang terhadap orang lain mendorong kebahagiaan.”
·         Prof. David McClelland dirisetnya menyimpulkan, “ Melakukan sesuatu yang positif terhadap orang lain memperkuat sistem kekebalan tubuh.”
·         James House dirisetnya menyimpulkan, “Menolong orang lain secara sukarela meningklatkan kebugaran tubuh dan angka harapan hidup.”
·         Allan Luks dibukunya menyimpulkan, “Menolong orang lain dapat mengurangi sakit, mengurangi stres, meningkatkan endorfin, dan meningkatkan kesehatan.” Ini berdasarkan survei yang melibatkan 3.000 sukarelawan dan lebih dari 90% mengaku demikian.
·         Dr. Stephen Post dibukunya menyimpulkan, “Sifat dermawan itu menyehatkan dan memanjangkan umur. Bahkan dua kali lebih menyehatkan daripada asp*r*n (iklan)
·         Bill gates dan warren Buffet—dua orang terkaya di muka bumi—sekilas mereka tampak begitu kapitalis. Siapa mengira, ternyata mereka adalah dermawan terbesar abad ini.
·         Donald Trump, sekilas Ia tampak begitu hedonis. Siapa mengira, ternyata ketika bangkrut pada 1990-an, Ia malah membagi-bagikan hartanya yang masih tersisa. Karena Ia percaya betul, ‘memberi’ itu berbanding lurus dengan ‘diberi’.
·         Jim Rohn selaku mentor pernah menasihati Anthony Robbins, “Biasakanlah untuk berbagi dan biasakanlah berbagi dalam jumlah yang lebih. Itu bukan saja baik bagi orang lain, tetapi itu juga baik bagi diri kita sendiri.”
·         Sebenarnya setiap kali memberi, Anda menghimpun energi yang positif dan membuang energi yang negatif. Nah, energi positif ini memancar, sehingga orang-orang merasa nyaman berhubungan dengan Anda. Ujung-ujungnya, urusan-urusan Anda pun menjad lebih mudah dan rezeki Anda pun menjadi lebih banyak.
Sebagai tambahan, supaya rezeki bertambah, apa yang diajarkan oleh agama?
·         Sedekah
·         Shalat Dhuha
·         Shalat Tahajud
·         Istighfar
·         Zikir
·         Tawakal
·         Syukur
·         Menikah
·         Berhaji
·         Berumrah
·         Memperbaiki ibadah
Mungkin itu saja yang dapat saya tulis..
Kurang lebihnya mohon dimaafkan..jikalau ingin lebih jelas, yaa baca bukunya..hehe
Dalam hal ini saya pun masih dalam tahap pembelajaran dan latihan untuk menjalankan apa yang saya tulis di atas,  jadi tidak bermaksud untuk menggurui karena kita masih sama-sama dalam tahap pembelajaran.
Semoga bermanfaat^^,

Senin, 07 November 2011

Kegalauan

Apa aku suka, cinta, sayang, atau lebih dari sayang..??
sebenernya apa sih yang aku rasa??
aku gag tau tapi ada hal yang aku takutin yaitu KEHILANGAN
sebenernya aku belum mw dipusingkan dg hal-hal yg berbau cinta,,apalagi bs ngebuat aku sakit hati..klo hati ud sakit rs'y gmn gt,,sembuhnya lama..aku takut jatuh cinta (untuk saat ini)..
aku jg gag mw ngecewain sseorg atw org2 krna ego ku..
mgkn emg bnr aku egois..
aku mw fokus,,lulus kuliah trus krj abz itu baru dh....
mencari or dicari??
memilih or dipilih??
menunggu or ditunggu??
waaahhh atw malah kembali kepada-Nya (astaghfirullah jgn dulu)
aku yakin Allah tahu yang terbaik bwt aku..
Allah akan memberi apa yang aku butuh..

Sabtu, 01 Oktober 2011

Syukuri Apa Yang Ada


Selasa, 27 September 2011
Hiruk pikuk kota Bekasi, macet sana-sini, motor tak ada yang mau mengalah, panas walaupun disore hari, dan berebut oksigen di dalam angkutan umum. Itulah suasana disore hari ketika saya berangkat kuliah. Tak seperti biasanya, hari itu saya ingin ke kampus melewati terminal Bekasi.
Angkutan umum yang saya naiki berisi 7 orang beserta sopir. 1 orang wanita duduk di bangku 6, 3 orang (2 orang wanita, saya termasuk di dalamnya dan 1 orang pria) duduk di bangku 4, dan 2 orang wanita duduk di depan dekat sopir. Karena macet dan tak bisa bergerak. Akhirnya, Pak sopir pun bertanya kepada para penumpang, “pada turun di mana Mba, Mas, Dek?” dan kami menjawab dengan nada yang tak serentak, “ter, termi, termin, terminal”. Ternyata 4 diantara 6 orang turun di terminal, Pak sopir tetap sabar menunggu giliran melangkah. Ada yang aneh, 2 orang wanita yang duduk di dekat Pak sopir tak memberikan jawaban. Akhirnya, Pak sopir bertanya kembali hingga mengulang 2 kali dan belum ada jawaban juga, mungkin Pak sopir merasa aneh sehingga dicoleklah pundak salah satu wanita tersebut. Dan saya memperhatikan sambil berbicara dalam hati “lah qo ga denger sopirnya nanya sih, padahal duduk di sampingnya?”. Karena aneh, saya terus memperhatikan percakapan Pak sopir dengan 2 orang wanita tersebut. 2 orang wanita tersebut tak mengeluarkan suara hanya gerakan-gerakan bibir dan tangan yang tak saya mengerti begitu pun Pak sopir. Ternyata 2 orang wanita tersebut tuna rungu dan tuna wicara. Astaghfirullah, saya menyesal sudah berbicara semacam itu dalam hati, padahal saya belum tahu apa yang terjadi. Akhirnya, Pak sopir mempersilahkan mereka untuk  menulis agar Pak Sopir tahu mereka turun dimana. Ternyata mereka turun lebih dulu daripada saya. Ketika mereka turun, saya ingin tahu seperti apa mereka, karena saya duduk di belakang. Jadi, saya tidak bisa melihat wajah mereka dengan jelas. Pintu mobil terbuka, mereka turun dan saya dengan sigap menoleh agar dapat melihat mereka.
Subhanallah, tahukah Anda, seperti apa mereka? Cantik, kulitnya mulus, putih, tinggi. Entah mereka muslim atau bukan. Yang saya lihat sepertinya mereka keturunan china. Secara fisik saya akui mereka sempurna. Tetapi, Allah tidak memberi mereka anugerah sebagaimana Allah memberi anugerah kepada saya yaitu bisa berbicara dan mendengar. Dalam arti mereka tuna rungu dan tuna wicara.
:: Di sini saya mengambil pelajaran bahwa Allah Maha Sempurna yang menciptakan manusia dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Saya bersyukur karena saya diberikan anugerah yang sangat berharga. Semoga segala sesuatu yang Allah anugerahkan kepada saya dapat saya jaga dan saya gunakan sebagaimana mestinya. Aamiin