“ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011”
ENDANG PURWANINGSIH
III / B MANAJEMEN
2010202853
STIE MULIA PRATAMA
BEKASI
2011
SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI
MULIA PRATAMA BEKASI
TANDA PERSETUJUAN PROPOSAL SKRIPSI
NAMA : ENDANG PURWANINGSIH
NPM : 2010202853
JURUSAN : MANAJEMEN
JENJANG PENDIDIKAN : STRATA SATU (S1)
JUDUL SKRIPSI : ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011
Bekasi, Oktober 2011
Pembimbing teknis, Pembimbing Materi,
Dra. Hj. Marida G. Siregar, M. Hum. Gatot Sugiri, S.E, M.M
A. LATAR BELAKANG
Seperti yang kita ketahui, seiring dengan berjalannya waktu zaman semakin berkembang. Perkembangan zaman tersebut mengakibatkan perubahan-perubahan dalam kehidupan manusia. Salah satunya dalam dunia bisnis (industri), dimana perusahaan-perusahaan berusaha untuk memenangkan persaingan di arena pencaturan global agar dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Salah satu cara yang ditempuh perusahaan untuk dapat mencapai tujuan ialah dengan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat. Salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan produktivitas kerja karyawan adalah dengan pemberian motivasi dikalangan karyawan, dimana motivasi adalah daya pendorong yang menciptakan kegairahan seseorang baik yang berasal dari dalam maupun dari luar yang mendorong agar mereka mau bekerja dengan segala upayanya untuk mencapai tujuan tertentu. Salah satu aset penting yang dimiliki oleh organisasi adalah karyawan. Keberhasilan dan kemunduran organisasi tidak lepas dari produktivitas kerja karyawan. Untuk meningkatkan produktivitas kerja karyawan maka perlu adanya peningkatan motivasi kerja karyawan. Motivasi dapat menimbulkan kemampuan bekerja serta bekerja sama, maka secara tidak langsung akan meningkatkan produktivitas. Dalam mengembangkan organisasi, orang sering terfokus pada bagaimana mengembangkan usaha itu, sedangkan tentang pengelolaan sumber daya manusia tidak diperhatikan. Setiap perusahaan akan selalu berupaya agar sumber daya manusia yang dimilikinya terlibat penuh dalam upaya untuk menghasilkan produktivitas kerja yang tinggi serta mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Persaingan yang semakin ketat membuat banyak organisasi menyadari pentingnya memiliki sumber daya manusia yang berkualitas, berintegritas dan memiliki komitmen yang tinggi untuk mampu mendorong kinerja organisasi dan pada umumnya setiap organisasi menghendaki karyawannya bekerja dengan motivasi kerja yang tinggi terhadap pekerjaannya. Untuk itu organisasi perlu berusaha mencari faktor-faktor yang dapat meningkatkan terciptanya motivasi kerja karyawan, salah satunya dengan upaya peningkatan produktivitas kerja karyawan karena jika diabaikan akan menyebabkan karyawan bekerja tanpa semangat, tidak bergairah, yang pada akhirnya akan menghambat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditentukan organisasi. PT Hokkey yang berkedudukan di Bekasi menyadari bahwa sumber daya manusia yang dimiliki harus dapat menjadi sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Oleh karenanya, PT Hokkey berusaha untuk memberikan perhatian khusus untuk dapat meningkatkan mutu sumber daya manusia yang dimilikinya agar motivasi karyawan akan tetap terjaga sehingga produktivitas kerja dapat tercapai. Produktivitas kerja karyawan mutlak diperlukan sebagai faktor pendukung perusahaan guna menghadapi persaingan yang ketat dalam dunia industri. Dengan demikian agar produktivitas kerja dapat tercapai maka motivasi karyawan harus tetap dijaga, karena manfaat motivasi yang utama adalah menciptakan gairah kerja, sehingga produktivitas kerja dapat tercapai. Oleh sebab itu, karena motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, maka dalam penelitian ini penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang diberi judul “ANALISIS PENGARUH MOTIVASI TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN PT HOKKEY DI BEKASI TAHUN 2011”.
B. POKOK PERMASALAHAN
1. Pembatasan Masalah
Dalam hal ini, peneliti hanya membatasi masalah mengenai apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan, apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan, dan bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada para karyawan agar produktvitas karyawan meningkat.
2. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian dari latar belakang yang disampaikan di muka, maka perumusan masalah dalam penelitian ini adalah
1. Apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan?
2 Apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan?
3. Bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada para karyawan agar produktvitas karyawan meningkat?
C. HIPOTESIS
1. Diduga pemberian motivasi kepada karyawan dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
2. Diduga motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.
3. Diduga cara perusahaan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat ialah dengan memberikan bonus atau upah insentif kepada karyawan jika bekerja lembur.
D. TUJUAN PENELITIAN DAN MANFAAT PENELITIAN
Tujuan penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah
1.Untuk mengetahui apakah pemberian motivasi dapat meningkatkan produktivitas kerja karyawan.
2. Untuk mengetahui apakah motivasi sangat mempengaruhi produktivitas kerja karyawan.
3. Untuk mengetahui bagaimana cara perusahaan memberikan motivasi kepada karyawan agar produktivitas kerja karyawan meningkat.
Manfaat penelitian dalam penulisan skripsi ini adalah
1. Bagi Peneliti
Diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan walaupun masih sangat terbatas dan untuk menambah pengalaman dengan melakukan penelitian diperusahaan serta diharapkan menambah khasanah pengetahuan dan dapat mengembangkan ilmu pengetahuan khususnya terhadap sumber daya manusia. Sehingga nantinya diharapkan dapat mengaplikasikan ilmunya jika sudah terjun di dunia perusahaan.
Penelitian ini dapat dijadikan bahan masukan dan pertimbangan dalam pengambilan keputusan bagi perusahaan.
3. Bagi Pembaca
Hasil penelitian ini sebagai bahan bacaan bagi masyarakat umum terutama dikalangan peneliti/ilmuan untuk meningkatkan dan melanjutkan serta mengembangkan kajian ilmiah ini melalui penelitian-penelitian selanjutnya.
E. LANDASAN TEORI
PENGERTIAN MOTIVASI
Motivasi merupakan kegiatan yang mengakibatkan, menyalurkan, dan memelihara perilaku manusia. Motivasi ini merupakan subyek yang penting bag manajer, karena menurut definisi manajer harus bekerja dengan dan melalui orang lain. Manajer perlu memahami orang-orang berperilaku tertentu agar dapat mempengaruhinya untuk bekerja sesuai dengan yang diinginkan organisasi. Motivasi adalah juga subyek membingungkan, karena motif tidak dapat diamati atau diukur secara langsung, tetapi harus disimpulkan dari perilaku orang yang tampak.
Banyak istilah yang digunakan untuk menyebut motivasi (motivation) atau motif, yaitu kebutuhan (need), desakan, (urge), keinginan (wish), dan dorongan (drive). Dalam hal ini akan digunakan istilah motivasi.
Motif adalah suatu kecenderungan untuk beraktivitas yang dimulai dari dorongan diri dan diakhiri dengan penyesuaian diri.
Motivasi diartikan sebagai keadaan dalam pribadi seseorang yang mendorong keinginan individu untuk melakukan kegiatan-kegiatan tertentu guna mencapai tujuan. Motivasi yang ada pada seseorang merupakan kekuatan pendorong yang akan mewujudkan suatu perilaku guna mencapai tujuan kepuasan dirinya. Motivasi merupakan masalah kompleks dalam organisasi, sehingga banyak ahli telah mencoba untuk mengembangkan berbagai teori dan konsep yang akan dibahas berikut ini.
PENGERTIAN MOTIVASI MENURUT PARA AHLI
1. Menurut Sukamto dan Handoko (tahun 1986)
Motivasi adalah keadaan dalam diri pribadi seseorang yang mendorong kenginan individu untuk melakukan kegiatan tertentu guna mencapai tujuan.
2. Menurut Vron (dalam bukunya Gibson tahun 1984)
Motivasi adalah suatu proses yang menentukan pilihan antara beberapa alternatif dan kegiatan sukarela dalam mencapai tujuan.
3. Menurut wahdjo Sumidjo
Motivasi adalah suatu proses psikologis yang mencerminkan interaksi antar sikap, kebutuhan, persepsi, dan keputusan yang terjadi pada diri seseorang.
PENGERTIAN PRODUKTIVITAS
Produktivitas adalah sebuah konsep yang menggambarkan hubungan antara hasil (jumlah barang dan jasa yang diproduksi) dengan sumber (jumlah tenaga kerja, modal, tanah, energi, dan sebagainya) yang dipakai untuk menghasilkan hasil tersebut.
PENGERTIAN PRODUKTIVITAS MENURUT PARA AHLI
1. Menurut pendapat Ravianto (1985:16), bahwa produktivitas mengandung sebuah pengertian perbandingan antara hasil yang dicapai dengan peran serta tenaga kerja persatuan waktu. Pengertian di atas menunjukkan bahwa ada kaitan antara hasil kerja dengan waktu yang dibutukan untuk menghasilkan produk dari seorang tenaga kerja.
2. Menurut Suprihanto (1992:7), produktivitas diartikan sebagai kemampuan seperangkat sumber-sumber ekonomi untuk menghasilkan sesuatu atau diartikan juga sebagai perbandingan antara pengorbanan (input) dengan penghasilan (output).
3. Menurut Simanjuntak (1985:30) Produktivitas mengandung pengertian filosofis, definisi kerja, dan teknis operasional. Secara filosofis, produktivitas mengandung pengertian pandangan hidup dan sikap mental yang selalu berusaha untuk meningkatkan mutu kehidupan. Keadaan hari ini lebih baik dari hari kemarin dan mutu kehidupan lebih baik dari hari ini.
Dari pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa produktivitas tenaga kerja sangat tergantung pada satuan masukan yang diberikan oleh tenaga kerja dan satuan keluaran yang dihasilkan oleh tenaga kerja tersebut. Satuan masukan dan satuan keluaran pada produktivitas tenaga kerja hanya tenaga kerja itu sendiri dan hasilnya. Seorang tenaga kerja yang produktif adalah tenaga kerja yang cekatan dan menghasilkan barang dan jasa sesuai mutu yang ditetapkan dengan waktu yang lebih singkat atau bila tenaga kerja tersebut mampu menghasilkan produk atau output yang lebih besar dari tenaga kerja yang lain dalam waktu yang lama.
F. METODOLOGI PENELITIAN
1. Lokasi Penelitian dan waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di PT Hokkey, yang berlokasi di Kawasan Serikat KK2100 blok AA, Cikarang Barat, Bekasi 17250. Penelitian ini dilaksanakan Oktober 2011 sampai dengan Desember 2011.
2. Metode Pengumpulan Data
Dalam usaha memperoleh data yang diperlukan dalam penyusunan skripsi ini peneliti melakukan pengumpulan data dengan cara
a. Penelitian Perpustakaan
Peneliti mempelajari buku-buku, literatur-literatur, serta bahan kuliah yang berkaitan dengan pokok pembahasan, khususnya yang berkaitan dengan mata kuliah Manajemen, dan data yang diperoleh dari penelitian kepustakaan ini merupakan sumber data sekunder sehingga dapat membandingkan antara teori dan praktek yang akan membantu penyelesaian permasalahan dalam penulisan skripsi.
b. Penelitian Lapangan
· Observasi (Pengamatan)
Observasi yaitu pengumpulan data dengan jalan mengadakan pengamatan secara langsung pada perusahaan dan melakukan pencatatan secara cermat dan sistematik.
· Interview (Wawancara)
Interview (Wawancara) yaitu pengumpulan data dimana peneliti mengajukan tanya jawab dengan pimpinan perusahaan atau staff yang ditunjuk guna melengkapi keterangan tentang masalah yang diteliti dan juga memberikan data yang diperlukan.
3. Metode Analisis Penelitian
Adapun metode analisis penelitian yang dipakai peneliti ialah analisis kualitatif yaitu analisis yang dilakukan melalui perhitungan dengan menggunakan logika (pertanyaan atau kuesioner) untuk menarik kesimpulan yang logis mengenai data-data yang dianalisis.
G. DAFTAR PUSTAKA
Handoko, T. Hani. 2003. Manajemen. Yogyakarta: BPFE-Yogyakarta
Kusriyanto, Bambang. 1993. Meningkatkan Produktivitas Karyawan. Jakarta: PT. Pustaka Binaman Pressindo
Manullang, S. 1993. Produktivitas Apa dan Bagaimana. Jakarta: Bina Aksara
Swastha Dh, Basu dan Ibnu sukotjo W. 1995. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Liberty Yogyakarta
Zainun, Buchari. 1994. Manajemen dan Motivasi. Jakarta: Balai Aksara
H. JADWAL KEGIATAN
| No | Kegiatan | Sep-11 | Okt-11 | Nov-11 | Des-11 | Jan-12 |
| 1. | Pengajuan Proposal Skripsi | x | ||||
| 2. | Seminar Proposal Skripsi | x | ||||
| 3. | Riset | x | ||||
| 4. | Pengumpulan Data | x | ||||
| 5. | Bab I, II, dan III | x | ||||
| 6. | Pengolahan Data | x | ||||
| 7. | Bab IV dan V | x | ||||
| 8. | Pengajuan Sidang Skripsi | x |